Mengenal Desa Lebih Dekat
Melalui website ini, Anda dapat mengenal Padukuhan Trukan secara mendalam lewat menu Profil, mengetahui lokasi lewat menu Peta, serta mengikuti kabar terkini di menu Berita.
Peta Dukuh
Berita Terbaru
Informasi terbaru seputar kegiatan, kebijakan, dan artikel jurnalistik dari Dukuh Trukan.
Produk Unggulan Dukuh Trukan
Sebagian produk dan usaha warga Trukan. Lihat katalog lengkapnya di halaman Profil Dukuh.
Profil Padukuhan Trukan
Visi
Mewujudkan Padukuhan Trukan yang mandiri, guyub, dan lestari lingkungannya, dengan warga yang sejahtera secara ekonomi dan sosial.
Misi
- Meningkatkan gotong royong dan kerukunan antarwarga.
- Mendorong pertumbuhan UMKM dan potensi pertanian lokal.
- Menjaga kelestarian lingkungan dan tata ruang dukuh.
- Memperluas akses informasi melalui layanan digital.
Struktur Pengurus Dukuh
Jajaran pengurus yang menjalankan roda pemerintahan Padukuhan Trukan.
UMKM Dukuh Trukan
Kenalan dengan usaha-usaha warga Dukuh Trukan — dari kuliner, hasil pertanian, hingga kerajinan tangan. Klik "Hubungi" untuk langsung terhubung lewat WhatsApp.
Asal Usul Dusun Trukan
Nama "Trukan" menyimpan cerita panjang tentang kerja keras leluhur membuka lahan baru di lembah Sungai Oya. Klik tiap bagian untuk membaca ceritanya.
Nama Dusun Trukan berakar dari tradisi pembukaan lahan di tanah Jawa. Kata "Trukan" berasal dari kata dasar "Truk" atau "Nruk", yang merujuk pada aktivitas membuka lahan baru.
Dahulu, wilayah Sriharjo yang berada di lembah Sungai Oya sebagian besar masih berupa hutan belantara, semak belukar, dan lahan yang sering terdampak luapan air sungai. Seiring bertambahnya penduduk di pusat-pusat permukiman tua di wilayah Imogiri, para sesepuh dan warga mulai mencari lahan baru untuk bercocok tanam dan bertempat tinggal.
Kelompok warga yang pertama kali datang mulai melakukan aktivitas yang disebut "Nruk" atau "Mbetruk" — dalam istilah agraria tradisional Jawa, berarti menebas semak belukar, meratakan tanah, dan membuka hutan agar bisa dijadikan lahan pertanian yang produktif atau pekarangan rumah. Karena tanah di lembah ini sangat subur akibat endapan lumpur sungai, lahan hasil "trukan" segera memberi hasil bumi yang melimpah, menarik minat lebih banyak orang untuk ikut membuka lahan di sekitarnya.
Wilayah yang tadinya hutan tersebut perlahan berubah menjadi permukiman yang tertata. Untuk menandai bahwa daerah tersebut adalah hasil kerja keras membuka lahan baru (hasil dari proses "nruk"), masyarakat pun menyebut permukiman itu sebagai Dusun Trukan.
Nama ini menjadi pengingat abadi bagi generasi penerus tentang semangat kerja keras dan keberanian para leluhur dalam mengubah hutan menjadi tempat tinggal yang layak bagi anak cucu.
Bagi masyarakat setempat, nama Trukan tidak sekadar merujuk pada sejarah geografis, tetapi juga menyimpan makna yang mendalam:
Kemandirian
Kemampuan warga untuk menciptakan ruang hidup baru dari nol.
Kesuburan
Melambangkan harapan bahwa tanah yang dibuka dengan susah payah akan selalu memberi sumber kehidupan.
Gotong Royong
Membuka lahan di masa lalu mustahil dilakukan sendiri — nama ini menyimpan ruh kerja sama warga.
Dusun Trukan kini menjadi bagian penting dari ekosistem Desa Wisata Sriharjo. Dengan latar belakang perbukitan yang menjulang dan hamparan sawah yang hijau, Trukan menawarkan suasana pedesaan yang asri.
Semangat pertanian yang dulu menjadi alasan pembukaan lahan kini tetap terjaga, dan menjadi daya tarik bagi wisatawan yang berkunjung ke Imogiri.
Berita Dukuh Trukan
Informasi terbaru seputar berita terkini dan artikel jurnalistik dari Padukuhan Trukan.
Agenda & Kegiatan Dukuh
Jadwal rapat, kerja bakti, posyandu, dan kegiatan warga lainnya — diurutkan dari yang paling dekat.
Peta Dukuh
Dusun Trukan, Desa Sriharjo, Kapanewon Imogiri, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta.
Alamat Balai Padukuhan
Lokasi Penting Dukuh Trukan
Titik-titik penting di Dukuh Trukan: masjid, situs budaya, hingga tempat bersejarah lainnya.